
LANGSA — Rangkaian penelitian mutakhir terus berjalan di Laboratorium Kimia, Gedung UPA Laboratorium Dasar Universitas Samudra (Unsam). Kali ini, tim peneliti mahasiswa Program Studi (Prodi) Kimia membagikan dokumentasi komprehensif terkait alur pengerjaan material adsorben berbasis karbon aktif, mulai dari fase mekanis awal hingga aktivasi kimia lanjut. Tahap 1: Penghalusan dan Pengayakan Ukuran Partikel (Mesh) Sebelum memasuki reaksi kimia, kualitas fisik material awal menjadi penentu utama luas permukaan arang. Dalam dokumentasi terbaru, terlihat peneliti mahasiswa sedang melakukan proses penggerusan sampel arang secara manual menggunakan mortar dan pestle (lumpang-alu porselen). Proses dilanjutkan dengan pengayakan menggunakan laboratory sieve shaker (ayakan bertingkat) yang diletakkan di lantai laboratorium. Tahapan mekanis ini bertujuan untuk : Mendapatkan ukuran partikel arang yang seragam (homogen). Memperkecil ukuran butiran arang guna memperluas area kontak permukaan antarmuka. Memastikan zat aktivator asam dapat meresap sempurna ke seluruh bagian sampel. Tahap 2: Pembilasan hingga pH Netral dan Pengovenan Memmert setelah arang halus berukuran mikro berhasil didapatkan, sampel tersebut direndam menggunakan agen aktivator asam sulfat (H₂SO₄). Memasuki fase krusial hari ini, peneliti beralih ke meja preparasi utama untuk melakukan penyaringan massal menggunakan beberapa rangkaian corong dan labu erlenmeyer sekaligus. Sampel arang aktif dibilas secara berkala menggunakan akuades hingga cairan filtratnya tidak lagi bersifat asam, atau telah mencapai titik pH netral (pH 7). Begitu kondisi netral tercapai, seluruh sampel basah hasil saringan dipindahkan ke dalam Oven Laboratorium Memmert. Proses dehidrasi akhir ini disetel pada suhu konstan 110°C dengan durasi tepat selama 2 jam untuk menguapkan molekul air bebas dan mematangkan formasi pori aktif. Prospek Output Riset Dengan integrasi kerja mekanis (penghalusan) dan kimiawi (aktivasi H₂SO₄), arang aktif hasil inovasi mahasiswa Unsam ini ditargetkan memiliki struktur pori mikro yang sangat rapat dan kokoh. Produk akhir riset ini diproyeksikan menjadi material filtrasi lingkungan berdaya guna tinggi untuk mengadsorpsi limbah cair dan menjernihkan air tercemar.