Mahasiswi Agroteknologi UNSAM Teliti Identifikasi Serangga Hama dan Predator pada Tanaman Padi di Kecamatan Bendahara

Laboratorium Agroteknologi, Laboratorium Terpadu Universitas Samudra (UNSAM) kembali menjadi pusat pelaksanaan kegiatan penelitian mahasiswa. Kali ini, mahasiswi Program Studi Agroteknologi, Fenny Adhelia Wardana, melaksanakan penelitian dengan judul “Identifikasi Jenis Serangga Hama dan Serangga Predator serta Tingkat Serangannya pada Tanaman Padi di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.”

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis serangga yang berperan sebagai hama maupun predator alami pada tanaman padi, sekaligus menganalisis tingkat serangan yang ditimbulkan di lokasi penelitian. Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, dipilih sebagai lokasi studi karena merupakan salah satu sentra produksi padi yang memiliki dinamika populasi organisme pengganggu tanaman (OPT) yang cukup kompleks.

Dalam pelaksanaannya, Fenny melakukan pengambilan sampel serangga langsung dari lahan persawahan, kemudian melakukan proses identifikasi di Laboratorium Agroteknologi UNSAM. Proses identifikasi dilakukan secara morfologi dengan menggunakan beberapa peralatan utama, yaitu:

Mikroskop

Kaca pembesar

Pinset

Cawan petri

Kaca objek (object glass)

Cover glass

Tahapan penelitian dimulai dari sortasi sampel, pengelompokan berdasarkan ciri morfologi, hingga pengamatan detail struktur tubuh serangga menggunakan mikroskop. Setiap spesimen ditempatkan pada cawan petri, kemudian diamati pada kaca objek yang ditutup dengan cover glass untuk mendapatkan visualisasi yang lebih jelas dan akurat.

Melalui pengamatan laboratorium, diperoleh data mengenai jenis-jenis serangga hama yang menyerang tanaman padi serta serangga predator yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati. Analisis tingkat serangan dilakukan dengan mengkaji intensitas kerusakan tanaman di lapangan dan dikaitkan dengan populasi serangga yang ditemukan.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengelolaan hama terpadu (PHT), khususnya pada komoditas padi di wilayah Aceh Tamiang. Dengan mengetahui komposisi hama dan predator secara tepat, strategi pengendalian dapat dilakukan secara lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan optimalisasi fungsi Laboratorium Agroteknologi sebagai fasilitas pendukung penelitian mahasiswa, yang tidak hanya berperan dalam kegiatan praktikum, tetapi juga dalam pengembangan riset terapan di bidang pertanian.

Laboratorium Terpadu Universitas Samudra terus berkomitmen mendukung kegiatan penelitian mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penguatan riset dan inovasi di sektor pertanian.

Scroll to Top