Praktikum Mata Kuliah Teknologi Benih: Mahasiswa Agroteknologi Melaksanakan Uji Viabilitas dan Uji Vigor Benih di Laboratorium Agroteknologi

UPA Laboratorium Terpadu kembali memfasilitasi kegiatan praktikum mahasiswa Program Studi Agroteknologi melalui pelaksanaan praktikum Mata Kuliah Teknologi Benih yang berlangsung di Laboratorium Agroteknologi. Praktikum ini diikuti oleh 22 mahasiswa di bawah bimbingan dosen pengampu Ir. Rahmi Zuhra, M.P.

Kegiatan praktikum mengangkat tema “Uji Viabilitas dan Uji Vigor Benih”, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai kualitas benih melalui pengujian kemampuan benih untuk berkecambah (viabilitas) serta kekuatan tumbuh benih dalam berbagai kondisi lingkungan (vigor). Penguasaan teknik pengujian ini menjadi salah satu kompetensi penting dalam bidang teknologi benih dan budidaya tanaman.

Pada praktikum ini, mahasiswa melakukan serangkaian tahapan pengujian menggunakan berbagai alat dan bahan, antara lain nampan plastik, cawan petri, pinset, gunting, kertas merang, kertas saring, plastik bawang, label nama, serta beberapa jenis benih yang diuji yaitu benih kedelai, benih kacang hijau, dan benih jagung. Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk mempersiapkan media pengujian, melakukan penanaman benih, serta menyusun perlakuan sesuai metode yang telah ditentukan.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tampak aktif melakukan pengamatan dan pencatatan data. Pada beberapa sesi, mahasiswa terlihat menghitung jumlah benih yang akan diuji, memberi label pada sampel, serta menata benih pada media perkecambahan di dalam cawan petri. Selain itu, mahasiswa juga melakukan penyemaian benih pada media tanam yang telah disiapkan di dalam nampan plastik untuk mengamati tingkat perkecambahan dan pertumbuhan awal kecambah.

Dokumentasi kegiatan menunjukkan suasana praktikum yang interaktif dan kondusif. Mahasiswa mengenakan jas laboratorium dan bekerja secara berkelompok dalam menyiapkan sampel benih kedelai, menyusun perlakuan pengujian, serta melakukan pengamatan terhadap media perkecambahan. Terlihat pula dosen memberikan arahan terkait teknik pengujian yang benar, sehingga mahasiswa dapat memahami setiap tahapan praktikum dengan baik. Pada akhir persiapan, berbagai perlakuan media tanam dan sampel benih telah tersusun rapi untuk tahap pengamatan lanjutan terhadap parameter viabilitas dan vigor benih.

Melalui kegiatan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar mutu benih, menguasai teknik pengujian viabilitas dan vigor, serta mampu menganalisis hasil pengamatan secara ilmiah. Praktikum ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan laboratorium dan pengalaman langsung mahasiswa dalam menerapkan teori yang telah diperoleh di ruang perkuliahan.

UPA Laboratorium Terpadu terus berkomitmen mendukung pelaksanaan kegiatan praktikum yang berkualitas guna menunjang proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi mahasiswa di lingkungan universitas.

Scroll to Top