
LANGSA – Mahasiswa Program Studi Kimia Semester 4 Universitas Samudra (Unsam) sukses melaksanakan praktikum Biokimia percobaan ke-6 di Laboratorium Kimia Universitas Samudra. Praktikum kali ini berfokus pada analisis sifat kimia lemak dan minyak melalui pengujian reaksi kuantitatif lipid.Tujuan Utama PraktikumPraktikum ini dirancang agar mahasiswa mampu menguasai metode analisis kuantitatif pada sampel lipid. Fokus utama pengujian meliputi tiga parameter penting:Menentukan bilangan iod untuk mengukur tingkat ketidakjenuhan asam lemak.Menentukan bilangan asam untuk mengetahui jumlah asam lemak bebas yang terbentuk akibat hidrolisis.Menentukan bilangan peroksida untuk mendeteksi tingkat kerusakan atau ketengikan awal pada sampel minyak atau lemak akibat proses oksidasi.Penggunaan Instrumen LaboratoriumDalam pelaksanaannya, mahasiswa memanfaatkan instrumen timbangan digital analitik (top-loading balance) secara intensif untuk memastikan akurasi data. Penggunaan instrumen tersebut meliputi:Penimbangan Sampel: Mengukur massa sampel minyak atau lemak di dalam erlenmeyer secara presisi sebagai variabel utama dalam rumus perhitungan akhir.Preparasi Reagen: Menimbang bahan kimia padat seperti indikator amilum, fenolftalein (PP), atau kristal kalium iodida (KI) untuk pembuatan larutan kerja.Akurasi Pelarut: Membantu ketepatan penyiapan campuran pelarut organik seperti alkohol-eter maupun kloroform-asam asetat glasial.Jalannya Kegiatan dan Peran Teknisi LaboratoriumDi bawah pengawasan dosen serta bimbingan intensif dari teknisi laboratorium (laboran), para mahasiswa melakukan serangkaian prosedur titrasi dengan ketelitian tinggi setelah tahap penimbangan selesai. Teknisi laboratorium berperan penting dalam memastikan seluruh instrumen digital terkalibrasi dengan baik, menyiapkan ketersediaan bahan-bahan kimia sensitif, serta memastikan aspek keselamatan kerja di laboratorium terpenuhi selama praktikum berlangsung.Menggunakan peralatan standar seperti buret, erlenmeyer, dan pipet volume, mahasiswa mengamati setiap perubahan warna indikator untuk menghitung nilai konsentrasi kimia pada sampel lemak dan minyak secara akurat.Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan interaktif. Melalui praktikum nyata ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori biokimia lipid di kelas, tetapi juga mengasah keterampilan kerja laboratorium (laboratory skills) yang krusial untuk riset sains maupun industri pangan dan kosmetik di masa depan.