
Mahasiswi Program Studi Agroteknologi melaksanakan kegiatan penelitian lapangan sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan penerapan ilmu di bidang ilmu tanah. Penelitian ini mengangkat judul “Analisis Kualitas Tanah Akibat Alih Fungsi Lahan Sawah Menjadi Perkebunan di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.” Kegiatan penelitian tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Penelitian dilakukan di beberapa titik lokasi yang merepresentasikan lahan sawah dan lahan yang telah mengalami alih fungsi menjadi perkebunan. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sifat dan kualitas tanah sebagai dampak dari perubahan penggunaan lahan, meliputi pengamatan warna tanah, pengukuran pH tanah, serta pengambilan sampel tanah untuk analisis lanjutan.
Dalam mendukung kelancaran penelitian, Laboratorium Agroteknologi berperan dalam penyediaan sarana dan prasarana penelitian lapangan. Adapun peralatan yang dipinjam dari Laboratorium Agroteknologi yaitu bor tanah untuk pengambilan sampel tanah, pH tanah tancap (Soil ph-moisture meter) untuk pengukuran tingkat keasaman tanah secara langsung di lapangan, serta Buku Munsell untuk menentukan klasifikasi warna tanah. Pemanfaatan fasilitas laboratorium tersebut bertujuan untuk menjamin ketepatan metode dan keakuratan data yang diperoleh di lapangan.
Penelitian lapangan ini tidak hanya menjadi sarana pengumpulan data ilmiah, tetapi juga melatih mahasiswa dalam menerapkan metode penelitian, melakukan observasi langsung terhadap kondisi agroekosistem, serta memahami dampak alih fungsi lahan terhadap kualitas tanah dan lingkungan pertanian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan serta menjadi bahan pertimbangan dalam upaya menjaga kualitas tanah di wilayah Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.